Info Sekolah
Selasa, 23 Jul 2024
  • Selamat Datang di Halaman Website SMK Negeri 1 Peusangan

Instalasi Jaringan Komputer

Senin, 30 Mei 2022 Oleh : smkn1psgn
Instalasi Jaringan – Jaringan komputer adalah suatu jaringan telekomunikasi yang diciptakan untuk memungkinkan terjadinya konektivitas antar komputer untuk berkomunikasi dengan cara saing bertukar data.

Instalasi Jaringan Komputer – Cara membuat jaringan dari komputer satu ke komputer yang lain:

Jika jumlah komputer yang akan dihubungkan hanya dua  buah, sediakan  satu buah kabel LAN UTP dengan panjang yang sesuai jarak antara komputernya dan di kedua ujung kabel LAUN UTP ini telah terpasang konektor RJ-45 dengan konfigurasi Cross/silang.

Jika jumlah komputer yang akan dihubungkan lebih dari 2 buah, maka dibutuhkan suatu alat tambahan yang bernama  Switch atau Hub. Gunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45 yang sudah terpasang di kedua ujungnya dengan konfigurasi Straight/lurus untuk menghubungkan setiap komputer yang akan dihubungkan ke Switch atau Hub.

Jenis-jenis jaringan komputer :

PAN (Personal Area Network)

PAN (Personal Area Network) salah satu bentuk jaringan komputer yang digunakan untuk berkirim data antara perangkat pribadi seperti smartphone, tablet, komputer, personal digital assistant (PDA), konsol video game dan perangkat hiburan pribadi lainnya.

LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) salah satu bentuk jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang berada dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, universitas dan kantor yang memiliki peralatan jaringan sendiri dimana interkoneksi yang terjadi dikelola secara lokal.

MAN (Metropolitan Area Network)

MAN (Metropolitan Area Network) suatu bentuk jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer pada sebuah area geografis atau area yang lebih luas dari yang tercakup oleh LAN, tetapi lebih sempit dari area yang tercakup oleh WAN (Wide Area Network). Luas cakupan area jaringan jenis ini mulai dari beberapa mil hingga puluhan mil tergantung pada konfigurasinya. MAN ini sering digunakan untuk mengkoneksikan beberapa LAN sehingga terbentuk jaringan yang lebih luas.

WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) :  sebuah jaringan yang memiliki cakupan area yang sangat luas, karena luas cakupan areanya seluas sebuah negara, benua bahkan dunia. Untuk membentuk jaringan ini dibutuhkan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit.

Prosedur pengujian hasil instalasi jaringan komputer adalah sebagai berikut:

Pengujian hasil instalasi jaringan komputer secara hardware dengan memperhatikan lampu indikator NIC nya. kalau warna yang muncul adalah warna hijau maka jaringan sudah terhubung.  Perhatikan juga lampu indikator yang berada pada hub atau switch apabila lampu indikator ini menyala, maka jaringan yang dibentuk sudah berjalan.  Setelah itu teslah kabel jaringan dengan LAN tester, apabila warna-warnanya aktif dan berturut-turut maka kabel jaringan sudah dalam keadaan yang baik untuk digunakan.

Pengujian hasl instalasi jaringan secara software dilakukan dengan mencari komputer pada neighbourhood apabila jaringan telah terhubung maka akan didapati computer name yang sesuai dengan pencarian jika computer name-nya benar.  Double klik pada ikon neighbour maka akan muncul computer name dari semua komputer yang terhubung dengan jaringan selain computer name milik kita sendiri . Menggunakan windows explorer pada drive network neighbour hood juga akan menampilkan computer name selain milik kita sendiri.  Lakukan ping ke IP addres komputer lain, maka akan mendapat balasan pengiriman data dari komputer yang kita hubungi yang sedang aktif dan berada dalam sistem jaringan yang sama.

Tindakan yang dilakukan setelah konfigurasi sistem selesai dapat dilakukan tindakan akhir yakni:

  1. Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan
  2. Pengujian konektifitas jaringan
  3. Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telah dilakukan

Dengan tindakan-tindakan tersebut diatas diharapkan perbaikan konektifitas dapat teruji dan handal sehingga tidak menggangu jaringan yang telah ada. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk mengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapat dilakukan dengan cara:

1. Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:

  • Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakah telah terpasang dengan baik atau tidak.
  • Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau konektor lain tidak mengalami short atau open,
  • Pemasangan konektor tidak longgaR.
  • Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan. Apabila semua telah terpasang dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya adalah pengujian konektifitas jaringan.

2. Pengujian konektifitas jaringan

Pengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahui apakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masuk dalam sistem jaringan yang dituju.

Dalam menu network tersebut kita gunakan Fine Computer dimana kita akan melakukan pencarian berdasarkan nama komputer yang ada dalam jaringan saat penentuan identification pada saat penentuan workgroup.

Pada dialog find computer kita mencari berdasarkan nama komputer yang dicari. Hasil pencarian akan ditampilkan berupa daftar komputer yang telah sesuai dengan nama yang kita masukkan.

Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat pula dilakukan dengan cara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampai saat pengaksesan tersebut.

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah komputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalah dengan masuk pada windows explorer disana akan memberikan informasi secara lengkap.

Pengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dos untuk melihat konfigurasi pada TCP/IP. Pada windows Ms Dos ketikkan C:>IPCONFIG/ALL  (IP Configuration)

IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanya pengalamatan TCP/IP pada konputer tersebut saja. Dari gambar tersebut bahwa komputer tersebut memiliki nomor IP Addres adalah 10.1.1.7 dan Subnet Masknya adalah 255.255.255.0 Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan dengan mengetikkan  pada Ms Dos adalah C:> IPCONFIG/ALL|MORE.

Dari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperoleh informasi bahwa :

  1. Host Name (Nama Komputer) adalah Komp_7
  2. Diskripsi Kartu jaringannya adalah menggunakan Realtek RTL8029(AS) jenis Eternet Adapter.
  3. Physical Adapter adalah 00-02-44-27-25-73
  4. IP Addres adalah 10.1.1.7
  5. Subnet Masknya adalah 255.255.255.0

Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. Utilitas Ping digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadi dengan nomor IP address yang kita hubungi.

Perintah ping  untuk IP Address 10.1.1.1, jika kita lihat ada respon pesan Replay from No IP Address 10.1.1.1 berarti IP tersebut memberikan balasan atas perintah ping yang kita berikan. Diperoleh Informasi berapa kapasitas pengiriman dengan waktu berapa lama memberikan tanda bahwa perintah untuk menghubungkan ke  IP Address telah berjalan dengan baik.

Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidak dikenal).

Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan, atau sedang tidak aktif. Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiap komputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringan tersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer, modem (Internet) dan sebagainya.

Sharing dimaksudkan untuk membuka jalan untuk komputer client lain mengakses atau menggunakan fasilitas yang kita miliki.

Untuk dapat melakukan sharing data dapat dengan cara masuk ke windows explorer pilih data atau directory yang akan disharingkan kemudian klik kanan  lalu klik sharing.

Dengan sharing sistem jaringan dapat menggunakan 1 unit printer untuk mencetak data dari setiap komputer client sehingga memotong ongkos biaya untuk pembelian printer yang banyak.

Sebagai contoh sebuah komputer telah mensharing drive A, C, D, E, G dan sebuah printer canon berarti komputer tersebut membuka akses untuk setiap komputer dapat melihat, membuka dan menggunakan fasilitas printer yang ia miliki.

Tulisan Lainnya

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pengumuman

Diterbitkan :
Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan
Pengumuman Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan yang jatuh pada jadwal: Hari Jumat pada Tanggal..
Diterbitkan :
Pengumuman Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan
Pengumuman Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan penentuan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan untuk mengecek..
Diterbitkan :
Jadwal Ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) TP. 2021-2022 SMK Negeri 1 Peusangan
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) bagi peserta didik kelas X dan..