Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 1 Peusangan. Siswi terbaiknya, Khalisatun U Maira, berhasil meraih Juara II cabang menyanyi solo putri dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Bireuen.
Kegiatan bergengsi tersebut digelar di SMAN 1 Bireuen, Selasa (28 April 2026), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Abdul Hamid menekankan bahwa FLS3N merupakan sarana strategis untuk mengembangkan potensi seni sekaligus kreativitas peserta didik.
“Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat serta memperkuat karakter melalui seni dan budaya,” ujarnya.
Tahun ini, FLS3N tingkat Cabdin Bireuen diikuti oleh 221 peserta dari berbagai SMA dan SMK di wilayah tersebut.
Kompetisi ini mempertandingkan 16 cabang lomba, yaitu baca puisi, cipta lagu, cipta puisi, desain poster, jurnalistik, kriya, komik digital, menulis cerita pendek, fotografi, instrumen solo gitar, menyanyi solo putra dan putri, monolog, tari kreasi, film pendek, hingga kreasi musik tradisional.
Kepala SMKN 1 Peusangan, Faisal, S.T., M.Pd, memberikan apresiasi atas capaian yang diraih siswinya tersebut.
Ia menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, latihan berkelanjutan, serta dukungan penuh pihak sekolah.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Khalisatun U Maira. Ini membuktikan bahwa siswa SMK juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang seni. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengasah bakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat seluruh siswa agar terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni dan kreativitas.
“Kami ingin capaian seperti ini menjadi budaya positif di sekolah, sehingga SMKN 1 Peusangan mampu melahirkan generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Khalisatun U Maira mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraihnya.
Ia menyebut pengalaman mengikuti FLS3N sebagai momen berharga yang memberikan banyak pelajaran, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih juara. Terima kasih kepada guru pembimbing dan sekolah atas dukungannya. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berlatih agar bisa lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya dengan haru.
Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi SMKN 1 Peusangan dalam menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul di bidang kejuruan, tetapi juga berprestasi dalam bidang seni dan budaya di tingkat kabupaten. (*)