Info Sekolah
Rabu, 17 Agu 2022
  • Selamat Datang di Halaman Website SMK Negeri 1 Peusangan

Prinsip Desain User Interface

Kamis, 7 Juli 2022 Oleh : smkn1psgn

Prinsip Desain User Interface – Prinsip desain merupakan serangkaian panduan yang akan membantu desainer mengambil keputusan perancangan selama proses tersebut berjalan.

Prinsip desain juga merupakan petunjuk secara umum yang dihasilkan dari para pakar desain.

Untuk meningkatkan peluang keberhasilan dan angka kepuasan customer, prinsip desain user interface perlu diikuti tiap merancang desain baru.

Prinsip-prinsip ini menjadi sebuah dasar yang selalu diterapkan para desainer dalam produk-produk ciptaannya.

Dalam pendesainan interface atau antarmuka ini memiliki beberapa prinsip yang dibilang cukup penting, antara lain:

User compatibility

Antarmuka merupakan cara masuk ke sebuah sistem. Designer harus mengumpulkan berbagai ragam dari si pemakai  karena sifat pemakai tidak sama yang harus disesuaikan, karena perancang ini harus menyesuaikannya dan tidak mementingkan secara pribadi.

Product compatibility

Aplikasi yang sesuai dengan sistemnya pada interface berbeda dengan sistem yang manual yang menghasilkan hasil yang lainnya. Hal itu tidak dimaukan dari perusahaan karena dengan aplikasi ini dapat menjaga produk yang akan dihasilkan

Task compatibility

Aplikasi yang membantu para pemakai dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pemakai akan mendapati pemilihan dan pemikiran yang mudah.

Work flow compatibility

Sistem manual yang terdapat langkah kerjanya dalam hal penyelesaian tugas. Dengan work flow compatibility ini bisa memudahkan pengguna dalam percepatan tugasnya.

Consistency

Sistem yang konsisten dengan sistem yang ada sesuai barangnya yang di dasarkan kepada setiap sifat dari semua orang yang berbeda

Familiarity

Memberikan tampilan yang terkesan kepada pemakai. Tampilan awal yang harus membuat para pemakai agar tidak kebingungan dalam pemakaiannya

Simplicity

Memberikan sistem sederhana yang tidak membuat si pemakai kebingungan. Hal yang membuat si pemakai bosan ialah dengan sistem yang tidak sederhana atau bisa di bilang dengan berbelit. Tetapi si pemakai akan merasa senang apabila sistem itu mempunyai nilai kesederhanaan

Direct manipulation

Pengguna sangat ingin mempunyai suatu media yang dapat melakukan suatu kemajuan terhadap sistemnya dan dapat di sesuaikan dengan kebutuhannya itu.

Control

Prinsip ini sama dengan sifat user yang mempunyai pemikiran yang bisa berganti. Karena itu harus merancang suatu keadaan yang dapat mengatasi itu.

WYSIWYG

Sistem yang satu ini mempunyai arti ialah apa yang kamu lihat itulah yang kamu dapatkan.

Flexibility

Fleksibel merupakan bentuk kelenturan dari penyelesaian pada saat menyelesaikan masalah.

Responsiveness

Setelah memasukkan data ke sistem melalui interface, sebaiknya sistem akan memberi kerjaan dari hasil data yang dimasukkan.

Invisible Technology

Secara pemikiran, si pemakai memiliki rasa ingin tahu terhadap kehebatan dari sistem yang ada.

6 Prinsip Desain User Interface

UI adalah bagian penting dari produk sebuah produk software, terutama aplikasi. 

Jika proses desain dilakukan dengan baik, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang baik, sehingga menciptakan customer loyalty.

Sebaliknya, jika eksekusi desain dilakukan dengan buruk, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang buruk dan produk pun dianggap tidak efisien.

Prinsip yang harus dipahami sebelum berkecimpung di dunia UI designing:

1. Perspektif user

Prinsip pertama dari desain user interface adalah agar designer selalu memerhatikan perspektif para user.

Disadur dari XDAdobe, prinsip ini berarti bahwa desainer harus memperhitungkan kebutuhan user dalam produk mereka.

Hal ini nantinya akan memungkinkan pengguna untuk menggunakan produk dengan mudah dan tanpa rasa tidak nyaman. 

Lalu, desainer antarmuka sebaiknya menyediakan opsi yang dapat membantu user ketika menggunakan produk mereka. 

Intinya, prinsip satu ini adalah untuk menjadikan produk sebagai perangkat yang user friendly.

2. Inovasi itu penting

Seperti halnya produk desain yang lain, perkembangan tren di dunia UI design selalu berputar.

Maka dari itu, kemungkinan para desainer untuk selalu berinovasi tidak akan pernah habis. Perkembangan teknologi telah menawarkan peluang baru untuk desain UI yang inovatif. 

Akan tetapi desain yang inovatif selalu berjalan beriringan dengan keperluan para user.

Maka, yang perlu diingat ketika akan meluncurkan ide untuk desain terbaru, pastikan rancangan sesuai dengan kebutuhan dan saran dari para pengguna.

3. Ciptakan produk yang jelas

Prinsip desain user interface selanjutnya adalah untuk menciptakan produk yang jelas. Jelas di sini berarti mudah dimengerti cara penggunaannya oleh para customer.

Menyadur Invisionapp, desain yang baik menekankan kemudahan dari produk dan menghindari aspek-aspek yang dapat mengurangi faktor tersebut.

Maka dari itu, desain yang diciptakan sebaiknya dirancang agar terlihat simpel. 

Hal ini juga selaras dengan inovasi, di mana terkadang, inovasi hanya berpegang teguh pada estetika dan bukan fungsi produk.

4. Mengerti nilai-nilai estetika dari desain

Kualitas estetika dari produk merupakan suatu aspek yang cukup esensial. 

Mengapa demikian? Karena, produk yang digunakan setiap harinya dapat memengaruhi kepribadian dan kesejahteraan para pengguna. 

Maka dari itu, menurut UXDesign, sebuah desain antarmuka harus terlihat menarik dan bergaya untuk menanggapi kualitas yang diharapkan pengguna dari sebuah produk.

5. Desain yang konsisten dan familiar

Prinsip selanjutnya untuk menciptakan desain user interface yang baik adalah untuk merancang desain yang konsisten dan familiar.

Menurut XD.Adobe, konsistensi adalah faktor utama dari desain UI yang baik. Seringkali, desain yang konsisten dianggap sebagai desain yang intuitif. 

Selain itu, konsistensi adalah salah satu kontributor terkuat agar pengguna dapat mempelajari fungsi dan kinerja sebuah aplikasi. 

6. Elemen visual yang kuat

Melansir, UXPlanet, kesalahan umum seorang UI designer adalah menciptakan rancangan yang kurang menonjolkan elemen visual.

Umumnya, elemen visual dapat membantu pengguna untuk memahami urutan desain di layar dengan mudah. 

Ini memungkinkan pengguna untuk berpindah dengan lancar dari satu elemen antarmuka ke elemen lainnya.

Sebaliknya, dengan visual yang lemah, tampilan antarmuka terlihat berantakan dan tidak menarik.

Tulisan Lainnya

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pengumuman

Diterbitkan :
Pengumuman Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan
Pengumuman Hasil Kelulusan SMK Negeri 1 Peusangan penentuan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan untuk mengecek..
Diterbitkan :
Jadwal Ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) TP. 2021-2022 SMK Negeri 1 Peusangan
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) bagi peserta didik kelas X dan..
Diterbitkan :
Jadwal Ujian Sekolah Berbasis Komputer Kelas XII SMK Negeri 1 Peusangan
Berdasarkan Hasil Keputusan MKKS SMK Kab. Bireuen dan juga Pedoman Teknis USP SMK – MKKS..